Tugas Resum Fotografi Jurnalistik




Nama : Heni Cahyanti Putti
Npm : 1503060081
Prodi : KpiV /A

Sinematografi berasal dari bahasa yunani yang artinya menulis dengan gambar yang bergerak. Jadi senamatografi adalah bidang ilmu yang membahas teknik penangkapan gambar dan penggabungan gambar sehingga menjadi rangkaian gambar yang dapat menyampaikan gagasan. [1]
Tujuan : untuk mengetahuaibagaimana gambar bergerak, cara membuatnya, dan merangkai potongan gambar mampu menyampaikan maksud tertentu dan menyampaikan informasi atau mengkomunikasikan sesuatu ide tertentu.
Istilah istilah dasar sinematografi :
Basic shotsize
- shot adalah unit visual terkecil berupa potongan film atau vidio merupakan hasil suatu pengambilan gambar.
- shotsize mengacu pada seberapa dekat kamera ke subjek
Tele : zoom in
Ada beberapa shotsize antara lain :
1.      Extreme  long shot /ELS, menunjukan suasana
2.      Long shot /LS , 
3.      Fullshot,
4.      Midshot/medium shot (MS)
5.      Closeup (CU), untuk melihat secara detail.
6.      ExtremeCloseUp/ ECU
7.      Medium long shot
8.      Medium closeup,
9.      Cutaway : jembatan antar adegan.
10.  Point of view, kamera bergerak sebagai peran utama,other :
1. Estabilishingshot
2. Master shot
3. Two andthreeshot
4. Reverseshotorreverseangelshot
5. Point-of-view (Pov) shot (a.k.a. subjektiveshot).
Kategori Film :
1.       Film cerita pendek, merupakan film yang tayang sekali langsung selesai.ciri2 nya durasinya biasanya kurang dari 60 menit
2.      Film cerita panjang, episodenya panjang yang berdurasi 90-100 menit. Biasanya untuk film layar lebar.
3.      Corporateprofile film/profil perusahaan yang menjelaskan suatu perusahaan atau iklan terselubung.
4.      Tvcommercial film, ciri2nya durasi kurang daro satu menit, yang menggambarkan sebuah image suatu perusahaan tv(ex: sctv satu untuk semua)
5.      Iklan layanan masyarakat(ILM), Iklan dari pemerintah untuk mengajak.
6.      Film dokumenter, film dokumentasi kegiatan yang ditampilkan apa adanya.
Compositionoftheframe:
1. Angle :
·         highangel, dimana sudut kamera lebih tinggi dari objek yang dipotret.
·         lowangle, kamera berada dibawah, melihat objekdiatasnya. Hal ini dilakukan untuk melihat sisi  objek orang yang berkuasa, bijaksana dan berwibawa.
·         birdeyeangel, sudut pandang kamera seekor burung.
·         frogangle, kamera berada pada sudut pandang katak.
·         craneangle, mengambil gambar dekat dan fokus ke objek kemudian menjauh perlahantetap dishot dari atas.
·         Candet angle , mengambil gambar objek yang lagi dramatis /berfikir.
·         Eye, kamera berada disudut pandang sama dengan mata subjek.
2. Mobile framing :
·         Gerakan realisasi kamera
·         Memperbesar,dll
3. Rule of framing :
·         Nose room , jarak ujung hidung dengan ujung frame, semakin dekat akan menambah kesan terintimidasi.
·         Head room, jarak kepala dengan ujung frame.
·         Rule of thrid
·         Leading room/walking space
Kamera movements :
1. Dolly in dan out (maju dan mundur)
2. Pan right dan left ( menengok)
3. Padestalup dan down / Padestalright dan left ( menggeser)
4. Tiltup dan tiltdown ( menegok)
5. Crapleft dan crapright (kriting)
Genre
1. Drama
2. Laga
3. Horor
4. Sinetron (sinema elektronik)
5. Fantasi
6. Kolosal ciri2nya memiliki figuran yang banyak
7. Ilmiah
8. Iklan
9.Animasi
10.adventure
11. Comedy, dll.
A.    Tahapan Pembuatan Film
Sebelum pembuataan film harus dilakukan  adalah
·         Mencari ide produksi bisa dicari dengan cara logis, subjektif dan tepat guna.
·         Menentukan alur produksi
·         pembuatan jadwal take produksi acara tersebut.
Setelah itu baru masuk dalam  :
1)      Pre produksi, kegiatan yang dilakukan antara lain, membagi jobdisk. Siapa yang menjadi produser, wardrop, kreatif, artisnya, editor, camerament, makeup, dll. Yang kedua pembuatan scripnya, selanjutan pemilihan tempat dan pengecekan,lalu mempersiapakan alat produksi, dan pemilihan talentserta pembacaan secrip dan brieffing.
2)      Produksi, disinilah pembuatan film berlangsung dengan beberapa tahap. Tahap produksi 1 ,2 dan seterusnya.
3)      Pasca produksi, adalah tempat menyatukan potongan film menjadi satu atau yang sering diaebut editing. Editing juga memiliki beberapa tahap, tahap 1, 2 dan seterusnya. Selain editing juga ada yang diisi dengan sharing dan evaluasi.
B.     TahapanEditing
1.      Capturing
proses pemindahan materi-materi syuting dari kamera video ke dalam computer editing
2.      Editing
proses penyuntingan seluruh materi editing ,menjadi tatanan video yang memiliki arti,proses editing dibagi 2, yaitu offline editing proses membuang seluruh materi editing yang tidak di perlukan sehingga terkumpullah materi-materi offline sesuai scrip/naskah
3.      MIXING
Proses penyelarasan seluruh materi  audio dalam sebuah proses editing
4.      FINISHING
Proses finalisasi seluruh tahapan-tahapan sebelumnya
5.      RENDERING
Proses merubah seluruh materi editing menjadi video yang bisa di nikmati
C.     TUJUAN PEMBUATAN IKLAN
Adapun tujuan pembuatan iklan ini adalah sebagai berikut:
a.       Mengembangkan kemampuan yang dimiliki.
b.      Untuk menarik perhatian kepada audience.
c.       Untuk memenuhi nilai produktif MULTIMEDIA.
d.      Menyampaikan ide dan gagasan secara visualisasi.
e.       Untuk memperkenalkan produk iklan.


[1]IhamZoebazary, Kamus istilah televisi dan film , Jakarta:Gramedia. 2010

Komentar

Postingan populer dari blog ini

ANALISIS UNSUR INTRINSIK

PROPOSAL SKRIPSI PERAN DAI DALAM MENGANTISIPASI KRISTENISASI DI DESA SUMBERAGUNG KECAMATAN METRO KIBANG

HALAMAN PENGESAHAN LAPORAN PROGRAM KERJA KOLEKTIF KPM IAIN METRO 2018