LAPORAN PROGJA KOLEKTIF KKN DI LAMPUNG BARAT
KATA
PENGANTAR
Alhamdulillah, segala puji bagi Allah SWT, Rabb yang
menanamkan ketenangan (sakinah) kepada kaum muslimin dan memberikan hidayah
untuk selalu berada dalam keimanan dan ketakwaan. Shalawat dan salam senantiasa tercurahkan kepada Rasulullah SAW,
kepada Ahlulbaitnya, para sahabat, tabi’iuttabiin, dan kepada mereka yang tetap
berpegang teguh dalam keyakinan Islam sampai Hari Pembalasan.
Penyusunan Program Kerja Kuliah Pengabdian
Masyarakat (KPM) ini dapat diselesaikan dengan baik berkat bantuan dan dukungan
dari berbagai pihak. Untuk itu ucapan terima kasih disampaikan kepada:
1.
Prof. Dr.
Hj. Enizar, M.Ag. selaku Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Metro.
2.
Panitia
Pelaksana Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) periode II IAIN Metro 2018.
3.
Wahyu
Setiawan,M.Ag selaku Dosen Pembimbing Lapangan.
4.
Azwar
selaku Peratin Pekon Lintik, kecamatan Krui Selatan Kabupaten Pesisisr Barat.
5.
Tokoh
masyarakat, bapak, ibu, remaja serta seluruh lapisan masyarakat Pekon Lintik.
6.
Semua
rekan-rekan Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) periode II IAIN Metro pada
umumnya.
Kami dari rekan-rekan KPM periode II IAIN Metro
mengucapkan banyak terimakasih atas kesempatan serta bantuan semua pihak yang
diberikan dengan tulus ikhlas kepada kami. Mohon maaf kami haturkan apabila
selama pelaksanaan KPM dan penyusunan Program Kerja ada kesalahan baik dalam perbuatan
dan perkataan.
Lintik,.................... 2018
Penyusun,
( Kelompok KPM)
HALAMAN
PENGESAHAN
BISMILLAHIRRAHMABIRRAHIM
Setelah
Diadakan Pengarahan, Pembimbingan, Koreksi, Dan Perbaikan Seperlunya Dari
Program Kerja Kolektif KPM IAIN Metro Tahun Akademik 2017/2018, Saudara :
NO NAMA NPM FAKULTAS/JURUSAN
1. Chandra Aditya 14117934
FEBI/ESy
2. Khoirul Anwar 1503060090
DAKWAH/KPI
3. Siti Nurhalimah 1502030088
SYARIAH/AS
4. Endang Khusnul Qotimah 1502040035
FEBI/ESy
5. Nela Syamiatul Latfah 1502040246
FEBI/ESy
6. Septiana Wulansari 1502040195
FEBI/ESy
7. Heni Cahyanti Putri 1503060081
DAKWAH/KPI
8. Dwi Handayani Ningsih 1502100253
FEBI/S1 PBS
9. Rahmawati 1502100294
FEBI/S1 PBS
10.Sri Lestari 1502100126
FEBI/S1 PBS
Pekon
:Lintik
Kecamatan
: Krui Selatan
Kabupaten
:
Pesisir Barat
DPL : Wahyu
Setiawan, M.Ag
Maka
dipandang telah memenuhi syarat untuk diajukan sebagai program kerja
Kolektif KPM IAIN Metro dari saudara
tersebut diatas.
Demikian
pengesahan ini kami berikan, semoga dapat dipergunakan sebagaimana mestinya.
Metro, Agustus 2018
Peratin Hormat kami,
Dosen
Pembimbing Lapangan
Azwar Wahyu
Setiawan, M. Ag
NIP.198005162005011008
DAFTAR ISI
HALAMAN JUDUL ........................................................................................ i
KATA PENGANTAR .................................................................................... ii
DAFTAR ISI ................................................................................................... iii
HALAMAN PENGESAHAN ........................................................................ iv
DAFTAR TABEL ........................................................................................... v
BAB I
PENDAHULUAN ............................................................................... 1
A.
ISU DAN FOKUS PROGRAM ................................................. 1
B. ALASAN
MEMILIH DAMPINGAN PENGABDIAN ............ 2
1. Bidang Agama ...........................................................................
2. Bidang Penunjang......................................................................
BAB II GAMBARAN UMUM SASARAN PROGRAM............................. 3
A.
SKETSA LOKASI ........................................................................ 3
1. Sejarah singkat Pekon Pekon Mon............................................ 3
2. Demografi
Pekon Pekon Mon................................................... 3
3. Topografi
Pekon Pekon Mon.................................................... 4
4. Orbitasi
Pekon Pekon Mon....................................................... 4
5. Potensi SDM Pekon Pekon Mon............................................... 5
B. KONDISI SUBYEK DAMPINGAN SAAT INI........................ 6
C. KONDISI SUBYEK DAMPINGAN YANG DIHARAPKAN. 6
BAB III STRATEGI YANG DIGUNAKAN DAN PIHAK YANG
TERLIBAT
A. STRATEGI YANG DIGUNAKAN ........................................... 7
1. Studi Pendahuluan.................................................................... 7
2. Pelaksanaan
Pengabdian........................................................... 8
B. PIHAK-PIHAK YANG TERLIBAT DAN BENTUK................
KETERLIBATAN........................................................................ 8
1. Pihak-Pihak yang Terlibat......................................................... 8
2. Resources yang Sudah Dimiliki................................................ 9
BAB IV MEKANISME PELAKSANAAN
A.
POLA
KOORDINASI................................................................ 10
B.
JADWAL
KEGIATAN.............................................................. 11
C.
ANGGARAN
DAN SUMBER DANA..................................... 11
BAB V PENUTUP ........................................................................................ 12
Lampiran
13
DAFTAR TABEL
2. Orbitasi
Pekon Pekon Mon............................................................ 4
3. Potensi SDM Pekon Pekon Mon.................................................... 5
I.
PENDAHULUAN
A.
ISU DAN FOKUS PROGRAM
1.
Isu Program
Pekon Lintik
adalah Desa yang mayoritas penduduknya beragama Islam, dengan pekerjaan sebagai
petan, Peternak, Nelayan . Setelah dilakukan observasi terhadap masyarakat yang
bertempat tinggal di Pekon Lintik masih terdapat berbagai macam permasalahan,
dan dengan adanya KPM ini observasi dilakukan untuk mengidentifikasi
permasalahan yang tedapat di Pekon Lintik. Dengan keadaan masyarakat Pekon
Lintik yang kompleks maka permasalahan yang ada juga beragam, dimulai dari
permasalahan di bidang agama dan Sosial Budaya.
Kuliah
Pengabdian Masyarakat (KPM) merupakan salah satu bentuk penerapan dari teori
ilmu yang telah dikembangkan oleh seluruh Fakultas/Jurusan sebagai bagian dari
kurikulum pendidikan di IAIN Metro. Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) menjadi
salah satu syarat bagi mahasiswa dalam menyelesaikan program sarjana Strata
Satu (S1). Kegiatan KPM dilaksanakan dua kali dalam setahun. Periode pertama
telah dilaksanakan di awal tahun 2018. Adapun periode kedua juga telah
terlewati beberapa hari yang lalu. Lokasi kegiatan Kuliah Pengabdian Masyarakat
(KPM) Periode II IAIN Metro tahun 2018 dilaksanakan di Kabupaten Pesisir Barat,
yang difokuskan di 4 Kecamatan, yaitu Kecamatan Ngaras, Ngambur, Krui Selatan,
dan Pesisir Selatan.
Salah satu desa/pekon yang menjadi fokus penulis adalah
Pekon Lintik, yakni sebuah desa yang berada di Kecamatan Krui Selatan Kabupaten
Pesisir Barat. Pekon Lintik merupakan desa yang mayoritas masyarakatnya muslim
dan bermata pencaharian sebagai petani, peternak sehingga dapat menunjukan
perkembangan baru yaitu timbulnya industri-industri kecil , misalnya Usaha
mandiri Batu Bata. Kegiatan dalam bidang keagamaan di Pekon
Lintik yaitu Mengajar di TPA, Mengajar Mawalan, Jum’at Bersih, Berjanji di
Pondok Pesantren, Pengajian Rutin.
Berdasarkan
pengamatan penulis, Pekon Lintik memiliki cakupan wilayah yang cukup luas.
Untuk memenuhi kebutuhan ekonomi, terdapat pasar yang beroperasi hanya satu
kali dalam satu minggu dan juga beberapa warung sembako, kebutuhan pendukung
lain seperti Toko Bangunan, Mini Market seperti Alfamart dan ATM BRI yang mudah
untuk di jangkau.
Di lokasi pengabdian penulis menemukan berbagai isu
problematika yang menyoroti desa tersebut. Baik dari segi agama, Sosial Ekonomi
maupun Administratif Pemerintahan. Belum optimalnya kegiatan
masyarakat Pekon Lintik dalam
bidang agama, ekonomi, sosial, dan budaya, sangat berpengaruh dalam
kehidupan masyarakat. Oleh karena itu, fokus program penulis dalam
melakukan pendampingan terhadap kegiatan bidang agama, ekonomi, sosial,
dan budaya dilakukan dalam taraf
kegiatan yang menunjang dalam bidang-bidang tersebut sehingga dapat
meningkatkan iman dan takwa masyarakat
agar melahirkan sumber daya manusia yang berkualitas.
Melalui bidang
agama, program yang dilakukan difokuskan
pada kegiatan-kegiatan yang meliputi pengembagan TPA, dan di khususkan pada
membaca Al-Qur’an, Hafalan Doa Sehari-hari, bacaan Sholat, tajwid dan makhrojul
huruf. Perkembangan lembaga pendidikan al-Qur’an yang begitu pesat menandakan
makin meingkatnya kemampuan kesadaran masyarakat. akan pentingnya kemampuan
baca tulis al-Qur’an dan keberadannya di Indonesia. Adapun dalam bidang
penunjang meliputi bidang penunjang sosial ekonomi, bidang sosial budaya dan
dalam bidang lingkungan. Bidang sosial ekonomi meliputi, penyuluhan dan
pembentukan BUMDES seperti, pengembangan kerajinna tangan, sosialisasi ekonomi,
pembuatan kuliner, sosialisasi perbankkan syariah, sosialisasi zakat, dalam
bidang ssosial Budaya meliputi, pembuatan nama gang jalan, pembutan gapura
mini, peringatan HUT RI, perlombaan HUT RI, latihan nari, dalam bidang
lingkungan meliputi, penyuluhan dan sosialisasi POSYANDU, Senam kesehatan,
memperkembangkan program PKK, Creativ Learning, Taman baca dan Taman Bermain,
dan Apotik Hidup.
Berdasarkan hal
tersebut, permasalahan yang masih ada
dalam kehidupan masyarakat terkait
bidang agama, ekonomi, sosial, dan budaya. Namun, dari berbagai permasalahan
yang ada penulis memilih isu yang mendukung terkait biang-bidang tersebut menjadi fokus program kerja kolektif sehingga program yang
dijalankan dapat bermanfaat bagi masyarakat Pekon Lintik.
B.
ALASAN MEMILIH DAMPINGAN PENGABDIAN
1.
Bidang Agama
a.
Kurangnya pengajar TPA dan anak-anak masih banyak yang belum bisa
baca tulis qur’an
b.
Kurangnya pengembanngan kesenian mawalan
c.
Masih ada masjid yang belum terjaga kebersihannya.
d.
Meningkatkan pembelajaran Al Berjanji
e.
Kurangnya Efektifitas Pengajian Rutin.
Berdasarkan
identifikasi di atas, tenaga pengajar TPA dalam meberikan materi masih belum
optimal sehingga masih banyak anak-anak TPA yang belum memahami peran penting
membaca bahan bacaan islami. Sehingga perlu adanya peningkatan dan pengembangan
dalam bidang keagamaan seperti TPA, agar kegiatan tersebut dapat berjalan
dengan optimal. serta meningkatakan
kesadaran masyarakat terhadap kebersihan lingkungan.
2. Bidang penunjang
a.
Bidang sosial ekonomi
1.
Kurang berkembangnya pemasaran pada kerajinan tangan
2.
Kurangnya inovasi dalam pembuatan kuliner
3.
Kurangnya pengetahuan masyarakat terhadap perbankkan syariah.
4.
Kurangnya kesadaran masyarakat dalam menunaikan zakat.
b.
Bidang Sosial Budaya
1. Tidak
adanya tanda petunjuk arah untuk mempermudah mencari alamat.
2. Kurang
meriahnya peringatan HUT RI
3. Menambah
kreasi anak-anak dalam bidang seni tari
c.
Bidang Lingkungan
1.
Kurangnya penyuluhan dan sosialisasi tentang POSYANDU
2.
Menumbuhkan kesadaran masyarakat terhadap kesehatan tubuh dengan
olahraga senam.
3.
Minimnya pengembangan program PKK
4.
Mengembangakan kreativitas anak-anak dalam bealajar
5.
Kurangnya fasilitas taman baca dan taman bermain bagi anak-anak
6.
Kurangnya pemanfaatan lahan kosong
Berdasarkan identifikasi
tersebut, diketahui bahwa dalam bidang penunjang sosial ekonomi, sosial budaya
dan bidang llingkungan, kegiatan yang berkaitan dengan hal tersebut ternyata
masih belum ada. Sehingga dalam hal ini perlu adanya penyuluhan untuk
meningkatkan dan mengembangkan kegiatan yang berkaitan dengan bidang tersebut.
II.
GAMBARAN UMUM SASARAN PROGRAM
A. SKETSA
LOKASI
1. Sejarah
singkat Pekon lintik
Pada zaman dahulu kala
sekitar tahun 1923 Pekon Lintik
adalah hutan belantara yang diberikan kepada salah seorang pasirah pasar
krui kepada salah seorang yang berasal
dari Ulu Wayur, tanah tersebut diberi nama PEMBERIAN (Pemberian Pasirah Pasar)
Padang Negeri kemudian Sekitar Tahun 1965 diberi nama LINTIK,karena Lintik Kalau
Dipandang Dari Pekon Tanjung Setia Berada ditengah – tengah lautan yang Sangat
Lentik sekali , yang dibawah Pimpinan Bapak Sabhan.
Sejarah dari
pemberian nama Lintik berasal dari Kata
Lentik ,Karena Pekon Lintik Kalau dipandang dari Pekon Tanjung Setia berada
ditengah – tengah Lautan yang kelihatannya Lentik sekali ,Oleh karena itu maka
Pekon Kami Tersebut dinama kan Pekon Lintik . Masyarakat terdahulu Mengenal
nama Pekon ini dengan nama padang Negri namun setelah dihuni oleh beberapa
tetua jaman dahulu, Sehingga atas kesepakatan bersama maka pekon Ini di beri
nama Pekon Lintik.
Pekon Lintik
secara administratif termasuk wilayah Kecamatan Krui Selatan Kabupaten Pesisir
Barat merupakan daerah yang terletak di
daerah dataran dengan kondisi pekon aman
dan damai. Dengan luas wilayah + 380 Ha.
2. Demografi
Pekon Lintik
Dalam
pelaksanaan pembangunan jumlah penduduk dapat sebagai penentu arah kebijakan
kegiatan desa, mengingat bahwa aset desa ini memiliki peran ganda sebagai
subyek maupun obyek kegiatan. Struktur Penduduk Berdasarkan Kelompok Umur,
Jenis Kelamin, dan Peyebaran pada Wilayah sebagai berikut :
a.
Potensi Sumber Daya Manusia (SDM) :
1.
Jumlah
1)
Jumlah Jiwa : 1.239 orang
2)
Jumlah Laki-laki : 607 orang
3)
Jumlah Perempuan :
632 orang
4)
Jumlah Kepala Keluarga :
373 orang
2.
Pendidikan
Tingkat pendidikan dari tahun ketahun terus berkembang
kejenjang lebih tinggi, dengan hasil
capaian dalam tahun 2017 yang lulus dari
jenjang tingkatan pendidikan sebagai berikut Pendidikan Terakhir :
|
No
|
Pendidikan Terakhir
|
Jumlah Penduduk
|
|
1
|
Tidak Tamat SD
|
293
orang
|
|
2
|
Tamat SD/sederajat
|
399
orang
|
|
3
|
SLTP
|
297
orang
|
|
4
|
SLTA/SMA
|
149
orang
|
|
5
|
S-1 Ke atas
|
57
orang
|
Tabel 1 Pendidikan Terakhir
3.
Mata
Pencaharian
Secara
umum mata pencaharian warga masyarakat Pekon Lintik dapat teridentifikasi kedalam
beberapa bidang pencaharian,seperti Petani,Nelayan,Buruh,Tani,PNS/TNI/POLRI.Karyawan
Swasta,Pedagang,Buruh Bangunan/Tukang,Peternak.Namun sebagian besar mata
pencaharian masyarakat penduduk Pekon Lintik Bekerja di Bidang Pertanian,dan
Buruh Tani,yaitu sebayak 193. Kepala Keluarga.
4.
Dinamika Politik Pekon
Seiring
dengan perubahan dinamika politik dan sisitem politik di Indonesia yang lebih
demokratis,memberikan pengaruh kepada masyarakat untuk menerapkan suatu
mekanisme politik yang di pandang lebih demokratis.
Dalam
dinamika politik,memang mengalami perkembangan yang sangat segnifikan. Jabatan
Peratin sejak lama ditentukan dengan cara dipilih secara lansung oleh
masyarakat Pekon Lintik .Biasanya
para calon peratin yang akan ikut pemilihan peratin adalah orang yang punya
kaitan dengan elit lama pekon tersebut.misalnya anak peratin terdahulu atau
turunan dan keluarganya peratin merupakan suatu jabatan yang tidak serta merta
dapat ditawarkan kepada putra seorang peratin.
Peratin dipilih berdasarkan etos kerja,kejujuran serta kedekatan
dengan warga sekitar. Seorang peratin bisa diganti sebelum masa jabatanya
habis.jika seorang Peratin melakukan hal-hal yang melanggar peraturan maupun
norma-norma yang berlaku.Peratin juga bisa digantikan jika berhalangan
tetap.
Saat ini, siapa saja yang merasa mampu meskipun dari latar belakang
apapun asal berani mencalonkan diri,bisa menjadi calon Peratin asal memenuhi
syarat-syarat yang sudah di tentukan dalam perundangan yang berlaku.pilihan
jabatan peratin yang terakhir dilaksanakan pada bulan Agustus 2016.Pasca pemilihan situasi kembali normal.
masyarakat tidak terus bersekat-sekat dalam kelompok-kelompok pilihannya.Hal
ini terbukti kehidupan tolong menolong maupun gotong royong tetap berjalan
dengan baik.
Pola kepemimpinan penduduk wilayah Pekon Lintik dalam pengambilan
keputusan berada di tangan peratin.Namun semua dilakukan dengan mekanisme yang
melibatkan masyarakat.Keterwakilan masyarakat di tingkat pekon,diwadahi LHP.
Lembaga Himpun Pemekonan (LHP) merupakan lembaga di tingkat
pekon.yang bertugas mirip dengan legislative.Kebijakan-kebijakan pemerintah
pekon harus mendapatkan persetujuan dari LHP.
Dengan demikian terlihat bahwa pola kepemimpinan di wilayah Pekon
Lintik mengendapkan pola kepemimpinan yang demokratis.Berdasarkan deskripsi
dari pola-pola diatas, dapat disimpulkan bahwa Pekon Lintik dinamika politik lokal yang bagus.Hal ini
baik terlihat dari segi kepemimpinan,mekanisme pemilihan kepemimpinan, sampai
dengan partisipikasi masyarakat dalam menerapkan system politik demokratis
kedalam politik lokal.
5.
Sosial Budaya
Perspektip budaya masyarakat di Pekon Lintik
masih sangat kental dengan budaya Lampung Saibatin. Hal ini dapat dimengerti karena hampir di semua
Pekon di Kabupaten Pesisir Barat masih kuat terpengaruh dengan budaya Lampung
Saibatin.
Dari latar belakang budaya,kita bisa melihat aspek budaya, dan
social yang berpengaruh dalam kehidupan masyarakat.Di dalam hubungannya di
dalam agama yang dianut misalnya, Islam sebagai agama mayoritas yang dianut masyarakat,dalam
menjalankannya sangat kental dengan tradisi budaya Lampung Saibatin.
Tradisi budaya Lampung
sendiri berkembang dan banyak di pengaruhi ritual-ritual agama atau kepercayaan
masyarakat agama islam.Hal ini menjelaskan mengapa peringatan-peringatan
keagamaan yang ada di masyarakat, dalam menjalankanya muncul kesan nuansa
tradisinya. Contoh yang bisa ita lihat adalah peringatan Tahun Baru Hijriyah,
sejak zaman Sultan Agung menciptakan kalender islam.
6.
Kondisi Pemerintahan Pekon
Terkait dengan keberadaan Pemerintah Pekon dan lembaga lembaga yang
ada, berikut disampaikan daftar nama-nama aparatur Pemerintah Pekon Lintik dan
lembaga serta komposisi personalia kepengurusanya dalam bentuk tabel sebagai
berikut.
|
No.
|
Nama
|
Jabatan
|
|
1
|
A Z W A R
|
Peratin
|
|
2
|
MUZANNI
|
Sekretaris Pekon
|
|
3
|
HARTANTO
|
Kaur Umum/ADM
|
|
4
|
TOHIR JUNAIDI
|
Kaur Perencanaan
|
|
5
|
MAYA ARINTI
|
Kaur Keuangan
|
|
6
|
HERLI YANTI
|
Kasi Teknis Pemerintah
|
|
7
|
RUSWANDI
|
Kasi Pembangunan
|
|
8
|
DONA EFRIZAL
|
Kasi Pemberdayaan
|
|
9
|
DEWI SANTRI
|
PMK.Cahaya Negeri I
|
|
10
|
PADILLAH
|
PMK.Cahaya Negeri II
|
|
11
|
DONA FIKSI YANTI
|
PMK.Cahaya Negeri III
|
|
12
|
RIZWAN
|
PMK.Way Mayah
|
|
13
|
ALEK SANDER
|
PMK.Suka Banjar
|
|
14
|
YUNI MISTIANA
|
Bendahara Pekon
|
|
15
|
ROBIYAN RAMDO
|
Operator Siskeudes Pekon
|
Tabel
2 Kondisi Kepemerintahan Pekon Lintik
B. Sejarah Pemerintahan Desa
a. Sejarah pemerintahan Desa
b. Sejarah pemerintahan pekon dalam hal ini nama
nama peratin yang pernah memimpin wilayah Lintik Kecamatan Krui Selatan
Kabupaten Pesisir Barat disajikan dalam tabel berikut ini.
Tabel 3 Nama Nama Peratin Lintik
|
No
|
Nama Peratin
|
Masa Kepemimpinan
|
Keterangan
|
|
1
|
SABHAN
|
1968
– 1975
|
Peratin
|
|
2
|
ABD.ABAS
|
1975
– 1990
|
Peratin
|
|
3
|
Hi.DAMAN HURI
|
1990
– 2000
|
Peratin
|
|
4
|
AMBAR TEGUH ssss,SMH
|
2000
– 2008
|
Peratin
|
|
5
|
PARID USTO
|
2008
– 2014
|
Peratin
|
|
6
|
A RIFIN
|
2015
– 2015
|
Peratin
|
|
7
|
NAJIB MULYADI
|
2015
– 2016
|
Pj.
Peratin
|
|
8
|
A Z W A R
|
2016
s/d Sekarang
|
Peratin
|
|
|
|
|
|
Demikian P
Pemerintah Pekon Lintik dari pertama kali terbentuk
sampai dengan sekarang. Sejarah
Pembangunan Pekon yang telah terlaksana di Lintik Kecamatan
Krui Selatan Kabupaten Pesisir Barat sejak awal hingga sekarang.
C. KONDISI
SUBYEK DAMPINGAN SAAT INI
1. Bidang
Agama
Masjid dilingkungan Pekon Lintik masih kurang terawat kebersihannya, dari
sisi penjaga masjid yang sudah tua dan kurangnya semangat dari para pemuda
pemudi yang ada di Pekon Lintik. Dan kurangnya perhatian masyarakat akan masjid
membuat masjid tidak terawat kebersihnnya.
TPA di lingkungan Pekon
Lintik menggunakan Metode
pengajaran TPA yang umumnya masih menggunakan metode pengajian Iqra’ yaitu
anak-anak TPA membaca Iqra’ satu-persatu sedangkan gurunya menyimak, setelah
semuanya sudah membaca Iqra’, kemudian anak-anak TPA disuruh berdo’a dan
langsung pulang kerumah. Dan
metode yang digunakan di Pekon Lintik ini anak-anak tidak diajarkan membaca Al-Quran
terlebih dahulu.
2.
Bidang Penunjang
a.
Bidang sosial Ekonomi
Ekonomi di lingkungan
Pekon lintik sebagian besar bermata pencaharian petani,nelayan,dan usaha batu
bata rutinitas warga pekon lintik setiap pagi yaitu pergi ke sawah dan
memproduksi batu bata. Setiap harinya para ibu-ibu pengajian di pekon lintik
pergi kesawah untuk mengurusi lahan
mereka. Sepulang dari sawah dan berkebun para ibu-ibu mempunyai kegiatan lain
sehingga ada kreatifitas yang ada pada diri mereka yang bisa menambah
penghasialn sehari-hari mereka dengan cara memanfaatkan hasil bumi yang ada.
b.
Bidang sosial budaya
Tatanan kehidupan masyarakat pekon lintik dalam bidang sosial
budaya kurang terorganisir, ditandai dengan kurangnya solidaritas dalam
melakukan kegiatan gotong royong, banyak masyarakat pekon lintik yang kurang
sadar demi untuk kemajuan pekon yang mereka tinggali, beberapa aparat pekon
kuwalahan mengatur masyarakat untuk melakukan kegitan sosial.
c.
Bidang lingkungan
Masyarakat di lingkungan pekon lintik masih kurang mengetahui
tentang manfaat dan penggunaan tanaman TOGA untuk kesehatan, sehingga
lahan-lahan yang ada di sekitar rumah belum dimanfaatkan untuk menanam
obat-obatan keluarga (TOGA).
Dilingkungna
sekitar banyak anak-anak yang memiliki semangat untuk belajar membaca, namun
didaerah pekon tersebut tidak ada fasilitas seperti taman baca.
D.
KONDISI SUBYEK DAMPINGAN YANG
DIHARAPKAN
1.
Bidang Agama
Setelah
adanya sosialisasi tentang pentingnya kebersihan masjid. Diharapkan para pemuda
dan pemudi memiliki rasa semangat untuk membersihkan masjid yang ada di Pekon
Lintik. Dan warga sekitar masjid paham dan sadar akan pentingnya kebersihan
masjid dan tiak bergantung pada penjaga masjid.
Dalam bidang keagamaan, di
lingkungan Pekon Lintik, khususnya di dusun 1 sampai 5 memiliki kualitas yang
cukup bagus. Anak-anak TPA Pekon Lintik dapat memahami peran penting membaca bacaan
islam dan Anak-anak TPA
dapat menguasai dan memahami dalam
membaca Al-Qur’an serta menghafal doa sehari-hari.
2.
Bidang Penunjang
a.
Bidang sosial ekonomi
Dalam
perkembangannya, dengan adanya kegiatan “Penyuluhan Pemanfaatan Hasil Bumi dan
Pemanfaatan Limbah Gelas Air Mineral” diharapkan dapat membantu perekonomian dengan membuat produk hasil desa
dan juga membantu memperluas target pemasaran produk-produk guna menunjang
kesejahteraan masyarakat khususnya di bidang perekonomian. Selain itu, dalam
bidang ekonomi dalam gerakan penyuluhan kreativitas ibu-ibu diharapkan dapat
menghidupkan dan meningkatkan kreatifitas ibu-ibu yang ada di Pekon Pekon Lintik.
b.
Bidang Lingkungan
Setelah
adanya fasilitas taman membaca dari mahasiswa KPM di daerah pekon lintik
anak-anak didaerah sana menjadi lebih antusias dalam berpartisipasi untuk
membaca buku diwaktu luang. Sehingga diharapkan anak-anak pekon lintik dapat
memiliki wawasan yang luas.
Masyaakat
pekon lintik yang memiliki lahan kosong dapat memanfaatkan lahannya untuk menanam
obat-obatan (TOGA) seperti, kunir, jahe, laos, serai, daun jeruk, kencur, dan
lain-lain. Yang bermanfaat untuk kesehatan dan dapat digunakan untuk
bumbu-bumbu masakan.
III.
STRATEGI YANG DIGUNAKAN DAN PIHAK YANG
TERLIBAT
A. STRATEGI YANG DIGUNAKAN
1.
Studi Pendahuluan
Untuk mewujudkan keberhasilan
program kerja yang sudah direncanakan, penulis melakukan observasi terlebih
dahulu ke Pekon Lintik. Penulis melakukan observasi dari dusun ke dusun untuk mengidentifikasi maslaah yang terdapat
di Pekon Lintik. Selain observasi, penulis juga meminta bantuan kepada aparat desa
atau Bapak Peratin Pekon Lintik dan jajarannya untuk mendapat informasi yang lebih
banyak. Selain itu, penulis juga melakukan sedikit wawancara kepada masyarakat
Pekon Lintik.
Pengabdian kepada masyarakat merupakan perkuliahan yang
berbeda dengan perkuliahan di dalam kelas, sangat memerlukan kejelian emosional
dan juga kepekaan dalam menanggapi suatu masalah yang berkembang pada
masyarakat. Mencari apa yang belum
terdapat pada masyarakat dan mencari potensi yang ada pada masyarakat
Maka dari itu perlu pemetaan bidang tertentu untuk menemukan kefokusan dalam
menetapkan dan melaksanakan suatu program kerja.
Persiapan menggarap program kerja Kolektif
penulis fokus terhadap pendampingan dalam bidang keagamaan meliputi
pengembangan TPA, dan dalam bidang keagamaan yang di khususkan yaitu belajar
tentang doa sehari-hari, belajar gerakan dan bacaan sholat dan ilmu-ilmu tajwid.
Dimana salah satu tugas pokok yang harus
mendapat perhatian serius ialah mencari metode yang tepat untuk mengajarkan
agama kepada anak-anak usia dini. Mengajarkan doa-doa dan gerakan serta bacaan
sholat merupakan salah satu dasar pendidikan Islam. Sehingga anak-anak tumbuh
berdasarkan fitrah yang baik. Kemudian dalam bidang penunjang, baik bidang
sosial ekonomi meliputi penyuluhan pemanfaatan hasil bumi dan pemanfaatan limbah gelas air
mineral oleh ibu-ibu Pekon Lintik.
2.
Pelaksanaan Pengabdian
a.
Bidang Keagamaan Umum.
Agama merupakan ajaran, sistem yang mengatur tata keimanan (kepercayaan)
dan peribadatan kepada Tuhan Yang Maha kuasa serta tata kaidah/akhlak yang berhubungan
dengan pergaulan manusia dan manusia serta lingkungannya[1].
Dalam kehidupan sangat diperlukan agama sebagai pedoman untuk hidup yang lebih
baik sesuai dengan apa yang diharapkan, terutama dalam kehidupan bermasyarakat.
Dalam kehidupan bermasyarakat akhlak menjadi perioritas utama yang harus
dimiliki karena akhlak merupakan pondasi utama untuk sebuah kehidupan yang
baik. Berikut
adalah program kerja untuk bidang keagamaan :
1. Sosialisasi Kebersihan diMasjid Al-Daman Huri, Masjid Al-Istiqomah,
Masjid Al-Fajar.
Program kerja yang dilaksanakan di Pekon Lintik dengan cara memaksimalkan
pembelajaran Bidang
Keagamaan Khusus. Yaitu mensosialisaskan pentingnya kebersihan masjid, yang
harus dibiasakan bukan hanya sehari dua hari saja membersihkan masjid
melaninkan seiap hari.
2.
Pembinaan Ilmu Doa-doa
Program kerja yang dilaksanakan
di Pekon Lintik dengan cara memaksimalkan pembelajaran yang sudah ada di TPA
yang dilakukan rutin setiap harinya meliputi tenaga, fikiran maupun kemampuan.
Dengan begitu generasi anak didik dapat memiliki pengetahuan mengenai doa sehari-hari dan doa bacaan
shalat.
3.
Bidang Penunjang.
1)
Bidang
Ekonomi
Kegiatan perekonomian memiliki hubungan yang sangat erat dengan wirausaha
atau kewirausahaan. Kewirausahaan adalah suatu
kemampuan kreatif dan inovatif dalam menciptakan sesuatu yang baru dan berbeda
yang dijadikan dasar usaha.:
a)
Kegiatan Penyuluhan Pemanfataan Hasil Bumi dan Pemanfaatan Limbah Gelas Air
Mineral
Kegiatan ini merupakan salah satu program yang membantu mengembangkan
perekonomian masyarakat tentang pemanfaatan hasil bumi dan limbah dengan mengelola
bahan tersebut menjadi sesuatu yang benilai, dan bisa menambahkan hasil
pendapatan bagi masyarakat di Pekon Lintik.
B.
PIHAK YANG TERLIBAT
Pihak-Pihak
yang Terlibat antara lain:
1.
Pihak-Pihak yang Terlibat
Berikut ini merupakan pihak-pihak yang
terlibat dalam kegiatan pembinaan adalah sebagai berikut:
1.
Peratin Pekon Lintik sebagai pembina, pengawas, serta pemberi izin
dalam pelaksanaan program kerja.
2.
Masyarakat Pekon Lintik selaku subjek program kerja kolektif mahasiswa/mahasiswi KPM IAIN
Metro.
3.
Segenap aparatur pekon sebagai sumber informasi
4.
Mahasiswa/i IAIN Metro sebagai pelaksana program kerja
2.
Resources
yang sudah dimiliki
Peneliti melakukan pendampingan pelaksanaan kegiatan program
Pengembangan TPA, pembinaan mengenai baca tulis Al-Qur’an, doa sehari-hari,
ilmu tajwid dan bacaan shalat. Pemanfaatan hasil bumi dan limbah yang diperoleh berdasarkan ilmu
yang penulis mampu, karena penulis sudah memenuhi kriteria dalam memeberikan
dampingan belajar.
IV.
MEKANISME
PELAKSANAAN
A.
POLA KOORDINASI
Program pendamping ini berkoordinasi dengan beberapa pihak antara lain:
|
Anak-anak
Pekon Lintik
|
|
Murid TPA
|
|
Anggota
Bapak Yasiann
|
|
Aparat
Pekon
|
|
Anggota Ibu-Ibu PKK
|
|
Masyarakat Pekon LIntik
|
|
Anggota Ibu-Ibu Pengajian
|
|
Penanggung
Jawab
PERATIN
Azwar
|
|
Mahasiswa
KPM IAIN Metro
|
|
Ketua
Karangtaruna
|
|
Aparatur
Pekon
|
B.
JADWAL
KEGIATAN
1.
Jadwal Kegiatan TPA
|
NO
|
HARI/TANGGAL
|
TPA
|
|
1
|
Sabtu, 11 Agustus
2018
|
POSKO
KPM
|
|
2
|
Minggu, 12 Agustus
2018
|
POSKO KPM
|
|
3
|
Senin, 20 Agustus
2018
|
POSKO KPM
|
|
4
|
Selasa, 21 Agustus
2018
|
POSKO KPM
|
|
5
|
Senin, 27 Agustus
2018
|
POSKO KPM
|
|
6
|
Selasa, 28 Agustus
2018
|
POSKO KPM
|
|
7
|
Rabu, 29 Agustus
2018
|
POSKO KPM
|
|
8
|
Senin, 3
September 2018
|
POSKO KPM
|
|
9
|
Selasa, 4
September 2018
|
POSKO KPM
|
|
10
|
Rabu, 05
September 2018
|
POSKO KPM
|
|
11
|
Senin, 10 September
2018
|
POSKO KPM
|
|
12
|
Selasa, 11 September
2018
|
POSKO KPM
|
|
13
|
Rabu,
12 September 2018
|
POSKO KPM
|
Tabel. 4 jadwal
kegitan TPA
2. Jadwal
Kegiatan Mengajar
Mawalan
|
NO
|
Hari/Tanggal
|
Tempat
|
|
1.
|
Senin/11-08-20018
|
Masjid Al-Istiqomah
|
|
2.
|
Selasa/12-08-2018
|
Masjid Al-Istiqomah
|
|
3.
|
Kamis/14-08-2018
|
Masjid Al-Istiqomah
|
|
1
|
Jumat/15-08-2018
|
Masjid Al-Istiqomah
|
Tabel 5 kegiatan Mengajar Mawala
3. Jadwal
Kegiatan Jum’at
Bersih
|
No
|
Hari/Tanggal
|
Tempat
|
|
1
|
Senin,
20 Agustus 2018
|
Masjid Daman Huri
|
|
2
|
Jum’at,
31 Agustus 2018
|
Masjid Al-Istiqomah
|
|
3
|
Jum’at,
07 September 2018
|
Masjid A-Fajar
|
Tabel
6 Kegiatan Jum’at
Bersih
4. Jadwal
Kegiatan Berjanji
di Pondok Pesantren
|
NO
|
Hari/Tanggal
|
Tempat
|
|
1.
|
Jumat,24-08-2018
|
Ponpes Rodotul Qur’an
|
|
2.
|
Kamis,30-08-2018
|
Ponpes Rodotul Qur’an
|
|
3.
|
Jumat,31-08-2018
|
Ponpes Rodotul Qur’an
|
|
4.
|
Sabtu,01-09-2018
|
Ponpes Rodotul Qur’an
|
Tabel 7 Kegiatan Berjanji di Pondok Pesantren
5. Jadwal
Kegiatan Pengajian
Rutin
|
NO
|
Hari/Tanggal
|
Tempat
|
|
1.
|
Kamis,30-08-2018
|
Masjid Daman Huri
|
|
2.
|
Sabtu,01-09-2018
|
Kediaman Ibu Herlina
|
|
3.
|
Kamis,06-09-2018
|
Kediaman Ibu Erna
|
Tabel 8 Kegiatan Pengajian Rutin
6. Jadwal
Kegiatan Pengembangan
Kerajinan Tangan
|
NO
|
Hari/Tanggal
|
Tempat
|
|
1.
|
Jumat,07-09-2018
|
POSKO KPM
|
|
2.
|
Senin,10-09-2018
|
POSKO KPM
|
|
3.
|
Rabu,12-09-2018
|
POSKO KPM
|
Tabel 9 Pengembangan Kerajinan Tangan
7. Jadwal
Kegiatan Sosialisasi
Ekonomi
|
NO
|
Hari/Tanggal
|
Tempat
|
|
1.
|
Minggu,02-09-2018
|
Balai Pekon Lintik
|
|
2.
|
Jumat,07-09-2018
|
POSKO KPM
|
Tabel 10 Sosialisasi Ekonomi
8. Jadwal
Kegiatan Pembuatan
Kuliner
|
NO
|
Hari/Tanggal
|
Tempat
|
|
1.
|
Minggu,02-09-2018
|
Balai Pekon
|
Tabel 11 Pembuatan Kuliner
9. Jadwal
Kegiatan Sosialisasi
Perbankkan Syariah
|
NO
|
Hari/Tanggal
|
Tempat
|
|
1.
|
Minggu,02-09-2018
|
Balai Pekon Lintik
|
|
2.
|
Kamis,06-09-2018
|
POSKO KPM
|
|
3.
|
Jumat,07-09-2018
|
SD N Lintik
|
Tabel 12 Sosialisasi Perbankkan Syariah
10. Jadwal
Kegiatan Sosialisasi
Zakat
|
NO
|
Hari/Tanggal
|
Tempat
|
|
1.
|
Sabtu,08-09-2018
|
Masjid Al- Daman Huri
|
Tabel 13 Sosialisasi Zakat
11. Jadwal
Kegiatan Pendirian
Nama Gang Jalan
|
NO
|
Hari/Tanggal
|
Tempat
|
|
1.
|
Rabu,12-09-2018
|
Pekon Lintik
|
Tabel 14 Pendirian Nama Gang Jalan
12. Jadwal
Kegiatan Pembuatan
Gapura Mini
|
NO
|
Hari/Tanggal
|
Tempat
|
|
1.
|
Senin,13-08-2018
|
Depan Balai Pekon
Lintik
|
|
2.
|
Selasa,14-08-2018
|
Depan Balai Pekon Lintik
|
Tabel 15 Pembuatan Gapura Mini
13. Jadwal
Kegiatan Peringatan
dan Perlombaan HUT RI
|
NO
|
Hari/Tanggal
|
Tempat
|
|
1.
|
Jumat,17-08-2018
|
Pekon Lintik
|
|
1.
|
Kamis,16-08-2018
|
Pekon Lintik
|
Tabel
16 Peringatan dan Perlombaan HUT RI
14. Jadwal
Kegiatan Latihan
Menari
|
NO
|
Hari/Tanggal
|
Tempat
|
|
1.
|
Jumat,07-09-2018
|
POSKO KPM
|
|
2.
|
Mingu,09-09-2018
|
POSKO KPM
|
Tabel 17 Latihan Menari
15. Jadwal
Kegiatan Penyuluhan
dan Sosialisasi POSYANDU
|
NO
|
Hari/Tanggal
|
Tempat
|
|
1.
|
Kamis,16-08-2018
|
PUSTU Lintik
|
Tabel 18 Penyuluhan dan Sosialisasi
POSYANDU
16. Jadwal
Kegiatan Senam
Kesehatan
|
NO
|
Hari/Tanggal
|
Tempat
|
|
1.
|
Minggu,12-08-2018
|
Lapangan Bulu Tangkis
Lintik
|
|
2.
|
Kamis,16-08-2018
|
Lapangan Bulu Tangkis Lintik
|
|
3.
|
Minggu,19-08-2018
|
Lapangan Bulu Tangkis Lintik
|
|
4.
|
Kamis,23-08-2018
|
Lapangan Bulu Tangkis Lintik
|
|
5.
|
Senin,27-08-2018
|
Lapangan Bulu Tangkis Lintik
|
|
6.
|
Rabu,30-08-2018
|
Lapangan Bulu Tangkis Lintik
|
|
7.
|
Minggu,02-09-2018
|
Lapangan Bulu Tangkis Lintik
|
|
8.
|
Kamis,06-09-2018
|
Lapangan Bulu Tangkis Lintik
|
|
9.
|
Kamis,13-09-2018
|
Lapangan Bulu Tangkis Lintik
|
Tabel 19 Senam Kesehatan
17. Jadwal
Kegiatan Memperkembangkan
Program PKK
|
NO
|
Hari/Tanggal
|
Tempat
|
|
1.
|
Minggu,02-09-2018
|
Ponpes Rodotul Qur’an
|
|
2.
|
Jumat,07-09-2018
|
Ponpes Rodotul Qur’an
|
Tabel 20 Memperkembangkan Program PKK
18. Jadwal
Kegiatan Creativ
Learning RA dan SD
|
NO
|
Hari/Tanggal
|
Tempat
|
|
1.
|
Rabu,15-08-2018
|
RA Aisyah Lintik
& SD N Lintik
|
|
2.
|
Jumat,17-08-2018
|
RA Aisyah Lintik
|
|
3.
|
Senin,20-08-2018
|
RA Aisyah Lintik
|
|
4.
|
Selasa,21-08-2018
|
RA Aisyah Lintik
|
|
|
Kamis,23-08-2018
|
RA Aisyah Lintik
|
|
|
Jumat,24-08-2018
|
RA Aisyah Lintik
|
|
|
Sabtu,25-08-2018
|
RA Aisyah Lintik
|
|
|
Senin,27-08-2018
|
RA Aisyah Lintik
|
|
|
Selsa,28-08-2018
|
RA Aisyah Lintik
|
|
|
Rabu,29-08-2018
|
RA Aisyah Lintik
|
|
|
Kamis,30-08-2018
|
RA Aisyah Lintik
|
|
|
Senin,03-09-2018
|
RA Aisyah Lintik
|
|
|
Selasa,04-09-2018
|
RA Aisyah Lintik
|
|
|
Rabu,05-09-2018
|
RA Aisyah Lintik
|
|
|
Kamis,06-09-2018
|
RA Aisyah Lintik
|
|
|
Jumat,07-09-2018
|
RA Aisyah Lintik
|
|
|
Senin,10-09-2018
|
RA Aisyah Lintik
|
|
|
Rabu,12-09-2018
|
RA Aisyah Lintik
|
|
|
Jumat,14-09-2018
|
RA Aisyah Lintik
|
Tabel 21
Creativ Learning RA dan SD
19. Jadwal
Kegiatan Taman
Baca dan Taman Bermain
|
NO
|
Hari/Tanggal
|
Tempat
|
|
1.
|
Sabtu,11-08-2018
|
POSKO KPM
|
|
2.
|
Sabtu,18-08-2018
|
POSKO KPM
|
|
3.
|
Jumat,24-08-2018
|
POSKO KPM
|
|
4.
|
Jumat,31-08-2018
|
POSKO KPM
|
Tabel 22 Taman Baca dan Taman
Bermain
20. Jadwal
Kegiatan Apotik
Hidup
|
NO
|
Hari/Tanggal
|
Tempat
|
|
1.
|
Selasa,11-09-2018
|
Pekon Lintik
|
Tabel 23 Apotik Hidup
C.
ANGGARAN
DAN SUMBER DANA
|
No
|
Keterangan
|
Nama
Barang
|
Jumlah
|
Total
|
|
1
|
Transportasi
|
-
|
10
orang
|
Rp.
2.600.000
|
|
3
|
Beban
Living Kost Dan Makan
|
-
|
10
orang
|
Rp.
5.500.000
|
|
4
|
Hari
Kemerdekaan
|
Uang
|
-
|
Rp. 203.000
|
|
5
|
Beban
Transportasi Korcam
|
Uang
|
-
|
Rp.
125.000
|
|
6
|
Pengembangan Kerajianan Tangan dan Kuliner
|
-
|
-
|
Rp. 190.000
|
|
7
|
Sosialisasi Progja Ekonomi
|
-
|
-
|
Rp. 420.000
|
|
8
|
Pembuatan Plang Jalan
|
Las,Cat, dan Kuas
|
|
Rp. 170.000
|
|
9
|
Beban Listrik
|
-
|
-
|
Rp. 440.000
|
|
10
|
Beban
Perpisahan
|
-
|
-
|
Rp.
850.000
|
|
11
|
Beban
Kenang-kenangan
|
Kipas Angin, 2 Mukena, 2 sarung
|
-
|
Rp.
610.000
|
|
12
|
Beban Lain-lain
|
Bensin, photocopy, dll
|
-
|
Rp. 110.000
|
|
TOTAL
|
Rp.
11.218.000
|
|||
Komentar
Posting Komentar